Selasa, 24 April 2012

JURNAL :SUMBER PUSTAKA TERPERCAYA


Abstrak
Jurnal ilmiah dianggap sebagai sumber informasi primer atau yang paling penting di dunia ilmu pengetahuan dan teknologi. Jurnal ilmiah berisi kumpulan artikel yang dipublikasikan secara periodik, ditulis oleh para ilmuwan peneliti untuk melaporkan hasil-hasil penelitian terbarunya. Karena itulah, keberadaan jurnal ilmiah merupakan hal yang penting untuk terus memajukan ilmu pengetahuan dan teknologi. Tulisan atau artikel yang dimuat dalam jurnal ilmiah, sudah mengalami proses per-review dan seleksi ketat dari para pakar di bidangnya masing-masing. Proses per-review ini dijalankan untuk menjamin kualitas ilmiah artikel yang dimuat.

PENDAHULUAN
Jurnal adalah terbitan berkala yang berbentuk pamflet berseri berisi bahan yang sangat diminati orang saat diterbitkan . Bila dikaitkan dengan kata ilmiah di belakang kata jurnal dapat terbitan berarti berkala yang berbentuk pamflet yang berisi bahan ilmiah yang sangat diminati orang saat diterbitkan[1].
Jurnal biasanya juga dapat dijadikan acuan dalam pembuatan thesis maupun skripsi .Dengan adanya jurnal sangat membantu para pemustaka dalam menemukan informasi yang dibutuhkan .
Jurnal memiliki beberapa macam dan jenis ,yaitu antara lain :
1.      Ada beberapa jenis penerbitan berkala, selain jurnal , yaitu Majalah, Bulletin, Warkat Warta.
·         Majalah adalah terbitan berkala yang bukan harian, setiap keluar diberi halaman terpisah, biasanya diidentifikasi dengan tanggal dan bukan nomor berseri.
·         Bulletin adalah berkala resmi yang dikeluarkan lembaga atau organisasi profesi ilmiah serta memuat berita, hasil dan laporan kegiatan dalam satu bidang.
·         Warkat Warta, adalah terbitan pendek berisi berita, termasuk kemajuan keilmuan yang berisi catatan singkat yang mengutarakan materi secara umum dan tidak mendalam. (lihat Mien A. Rifai h.57-59).
Selain itu, dari segi isinya ada tiga macam berkala ilmiah yaitu pertama majalah teknis ilmiah, kedua berkala semi ilmiah dan ketiga berkala sekunder.
a.       Majalah teknis ilmiah merupakan majalah yang memuat hasil dan temuan baru penelitian.
b.      Berkala semi ilmiah, yaitu berkala yang memuat tulisan teknis dengan cakupan yang bersifat siklopedia dan ditujukan bagi mereka yang bukan ahli atau spesialis dalam bidang yang dimaksud.
c.       Berkala sekunder berisi abstrak atau ringkasan majalah primer yang sering disebut pula berkala penyari (abstracting Jurnal)
Selain itu, untuk keperluan pendidikan ada pula yang disebut berkala tinjauan yang memuat berbagai artikel ilmiah sejenis yang terbit beberapa tahun terakhir untuk memberikan gambaran kemejuan menyeluruh suatu topic[2]
Untuk penerbitan berkala ilmiah diperlukan beberapa ketentuan yang harus dipenuhi:
1.      Semua terbitan berkala harus mempunyai ukuran yang sama dan tetap setiap kali terbit.
2.      Keseragaman tipografi harus dipertahankan dari artikel ke artikel dalam satu terbitan yang sama.
3.      Apabila dalam satu terbitan berkala digabung dan jika tidak ada judul yang dapat digunakan harus dinyatakan sebagai terbitan berkala baru.
4.      Apabila suatu terbitan berkala dipecah menjadi dua terbitan atau lebih judul asli terbitan tidak dipertahankan, penomoran terbitan berkala baru harus dimulai dari volume
5.      Semua perubahan pada nomor 3 dan 4 diatas , begitu juga dengan perubahan judul atau frekwensi harus disebutkan dengan jelas dalam beberapa terbitan sebelumnya, mendahului perubahan yang akan dibuat[3].

PEMBAHASAN
Dalam setiap karya yang telah dibuat perlu adanya sebuah penghargaaan atas jasa yang telah dilakukan .Saat ini kurang adanya kesadaran masyarakat mengenai pengelolaan jurnal yang seharusnya dilakukan dengan apik .Seiring kemajuan jaman dengan adanya globalisasi dan modernisasi jaman ,jurnal mulai beralih menjadi electronic .Hal ini menunjukkan bahwa kemajuan IPTEK membawa dampak yang bagus karena dengan begitu setiap pemustaka dapat mengakses jurnal-jurnal dimanapun mereka berada tanpa harus terbatasi oleh ruang dan waktu .Namun ada pula jurnal-jurnal khusus yang tidak dapat diakses disembarang tempat ,seperti misalnya e-jurnal yang ada di Perpusda Yogyaklarta .E-jurnal disana hanya dapat diakses ditempat dan harus mengetahui password untuk dapat mengaksesnya . Salah satu penyebab kurangnya jkesadaran masyarakat mengenai pentingnya jurnal juga karen jumlah publikasi ilmiah internasional yang menjadi indikator rendahnya kualitas penelitian di Indonesia adalah terbatasnya akses para peneliti kita terhadap jurnal-jurnal internasional. Biaya berlangganan sebuah jurnal dalam setahun sudah cukup mahal untuk seorang peneliti PNS. Apalagi agar optimal, maka seorang peneliti harus berlangganan lebih dari 1 buah jurnal karena memang dalam satu bidang disiplin ilmu tertentu, biasanya ada beberapa jurnal ilmiah yang diakui sebagai referensi internasional
Sangat disayangkan, saat ini banyak yang kurang menggunakan jurnal sebagai sumber ilmu .Banyak yang menggunakan buku sebagai acuan misalnya dalam pembuatan thesis ,skripsi ataupun karya ilmiah lain .Padahal kalau kita lihat ,jurnal juga mempunyai beberapa fungsi ,antara lain :
1.      Sebagai Penelitian dalam Pembuatan Latar Belakang Masalah Skripsi / Tesis
Salah satu fungsi jurnal ilmiah adalah untuk mendapatkan permasalahan yang bisa dijadikan sebagai dasar penulisan latar belakang masalah skripsi / tesis. Dalam contoh jurnal terbaru biasanya terungkap permasalahan yang actual. Ini akan memudahkan peneliti dalam menyusun latar belakang masalah. Berbagai masalah-masalah yang relevan selanjutnya direkap .
2.      Sebagai Penelitian dalam Penyusunan Kerangka Teori Skripsi / Tesis
Dalam Contoh Jurnal Penelitian biasanya disertai dengan ringkasan teori-teori yang relevan dengan suatu tema tertentu. Hal ini dapat kita gunakan dan dikembangkan menjadi teori utama dalam penulisan skripsi atau tesis. Untuk mengembangkan kerangka teori yang sudah ada di dalam Jurnal Penelitian bisa dengan melengkapinya dari buku atau literature, jurnal penelitian yang lain, hasil penelitian, dan lain sebagainya.
3.      Sebagai Penelitian dalam Penyusunan Penelitian Terdahulu
Penelitian terdahulu biasanya menjadi salah satu sub-bab di dalam BAB II dari suatu karya ilmiah Skripsi atau Tesis. Penelitian terdahulu biasanya di isi dengan ringkasan dari contoh jurnal ilmiah, contoh skripsi atau contoh tesis. Ringkasan yang digunakan berisikan judul, tujuan penelitian terdahulu, metodologi penelitian yang digunakan dalam penelitian terdahulu, dan kesimpulan dari penelitian terdahulu.
4.      Fungsi Jurnal Penelitian dalam Metodologi Penelitian Skripsi / Tesis
Penyusunan metodologi penelitian akan lebih mudah jika kita mempunyai penelitian yang sejenis. Berdasarkan contoh jurnal ilmiah atau contoh penelitian sejenis akan terlihat pola yang sudah digunakan. Dengan demikian, dapat dilihat kelebihan dan kekurangan dari pendekatan metode penelitian yang sudah dilakukan.
5.      Fungsi Jurnal Penelitian dalam Pengambilan Kesimpulan Skripsi / Tesis
Kesimpulan yang diambil dari suatu karya ilmiah skripsi atau tesis biasanya sesuai dengan kesimpulan yang terdapat dalam penelitian terdahulu. Namun demikian, terkadang terdapat perbedaan dengan penelitian yang terdahulu. Adanya perbedaan itu harus bisa dijelaskan oleh peneliti, misalnya karena ada perbedaan di objek, perbedaan dari aspek metodologi penelitian yang digunakan, atau karena faktor-faktor yang lain.
Adanya pemahaman terhadap fungsi jurnal ilmiah tersebut diharapkan mahasiswa yang sedang menyusun skripsi atau tesis dapat secara bijak menggunakan jurnal penelitian sehingga jurnal dapat dijadikan acuan dan pemerintahpun mengakui secara resmi mengenai jurnal-jurnal tersebut .
KESIMPULAN
Dengan adanya gambaran mengenai pengertian serta fungsi jurnal jurnal diatas kita sebagai mahasiswa dapat menggunakan jurnal sebagai bahan acuan dalam pembuatan thesis ataupun skripsi .Dengan begitu pula kesadaran masyaraat akan pentingnya jurnal dapat ditinkatkan .Dengan adanya kesadaran tersebut diharapkan pemerintah juga mampu mencetak penulis-penulis jurnal ilmiah yang diakui. Banyak yang masih kurang mengenal apa itujurnal ,sehingga itu menjadi masalah utama dalam hal ini dan kurangnya publikasi kepada publik .



                                               DAFTAR PUSTAKA

http://www.ditpertais.net/regulasi/jurnal/jur3.asp ,diakses tanggal  16 april 2012
Penyunting dan Penerbitan Karya Ilmiah Indonesia, karya Mien A. Rifai, Gajah Mada Uneversity
http://pustaka.ristek.go.id/main/about ,diakses tggl 17 april 2012




[1] (Buku Pegangan Gaya Penulisan, penyunting dan penerbitan Karya Ilmiah Pegangan Gaya Penulisan, Penyunting dan Penerbitan Karya Ilmiah Indonesia, karya Mien A. Rifai, Gajah Mada Uneversity, 1995, h.57-95).
[2] (lihat Mien A. Rifai, h.59).
[3] (Sistimatika Penyajian Terbitan Berkala Sesuai Standar Nasional dan internasional, LIPI,1999, h.5-6)

1 komentar:

  1. makasih rizki ,maaf masih banyak yang kurang karena masih belajar buat nulis :)
    oke kita tuker tukeran link aja .salam kenal juga ^^

    BalasHapus