Selasa, 03 Januari 2012

Reshume Buku "MUTIARA DI SELA AIR MATA"


Menangis merupakan hak semua orang .Rasulullah pun pernah menitikkan air matanya ketika Ibrahim mudanya diambil Allah swt.Dan memang peristiwa kehilangan atau kematian adalah hal paling menyedihkan. Ia menunjukkan ekspresi jiwa kala mencicipi rasa hidup sepenuh rasa dan memang tidak dilarang .Menjadi terlarang ketika kita tenggelam dalam rasa hidup sepenuh rasa ,sepenuh pahit,sepahit-pahit ,getir yang sangat getir.Namun disisi lain ,air mata menjadi charger yang mengalirkan energi baru dalam hidup.Menangis dalam arti hakiki merupakan sebagai ekspresi dan visualisasi pengharapan.Tanpa kita sadari menangis merupakan sebuah potensi diri untuk menginsafi kealfaan dan kekhilafan kita selama berjalan di alam fana ini.Kesedihan jangan menjadi pusaran kemalasan ,hingga potensi diri menjadi terkunci dan kitapun tidak mau membenahi diri.
Sedih adalah keadaan yang bisa menyelamatkan hati yang tersesat di lembah kelupaan. Tidak sedikit orang sukses berawal dari kesedihan ataupun kesakitan .Tak ada seorangpun yang mampu terlepas dari kesedihan.Kadang kesendirianpun menjadi duka lara bagi seseorang .Mereka merasa tidak ada tempat untuk mencurahkan segala keluh kesahnya hingga mereka menitikan air matanya untuk mengurangi sejenak beban pikiran yang dirasa.Namun sendiri bukan berarti kita kehilangan kesendirian kita.Ada wilayah otonom ,ada privacy ,dan ada pula saatnya kita menyendiri.Untuk menghilangkan kehampaan kita harus menjadi diri sendiri.Menjadi diri sendiri tidak identik dengan hidup menyendiri sebab manusia dilahirkan sebagai makhluk sosial.Dan tidak berarti kita lepas kontak dengan orang lain.
Empat masa tangisan yang akan selalu ada ,yaitu :
Pertama kali kita memasuki dunia baru .Memasuki dunia baru ditandai dengan gejala”menangis”.Kelahiran bayi ditandai pula dengan menangis,sebab kalau tidak menangis akan menimbulkan pertanyaan di kalangan para penolong pertama.
Menangis bagi anak kecil lebih bersifat instingtif,tidak melalui proses mekanis.Misalnya anak menghentak-hentakkan kaki .Gerak ini karena didorong oleh kebutuhan batin yang pada mulanya seolah tak mempunyai tujuan.Maka akan beda dengan orang-orang yang menginjak usia remaja.
Masa remaja adalah masa paling indah,dimana pada masa ini cenderung masih dalam dunia fantasi atau hura-hura.Apalagi kalau sudah tersentuh panah cinta.Bila panah cinta telah menghujam hati ,maka semua diatas namakan cinta.Namun jangan dikira ,keindahan cinta tidak menyisakan tangis.Jika apa yang diinginkan tidak kesampaian ,maka air mata yang dilupakan akan menjadi teman setia dan mengisi hari-harinya.Oleh karena itu jika remaja menangis ,maka tangisan itu akan lebih ekspresif ,yaitu sebuah ungkapan perasaan jiwa.
Masa tua adalah masa akhir kehidupan di dunia,yaitu satu masa dimana manis pahitnya kehidupan sudah dirasakan.Bagi orangtua menangis adalah sebuah koreksi diri atas apa yang telah dilakukan sejak usia dini sampai tuanya yang dijadikan renungan dalam menatap masa depan.
Mengapa kita harus menangis ?Ada beberapa sebab mengapa kita sering menangis diantaranya yaitu terharu.Terharu merupakan ungkapan perasaan atau reaksi dari seseorang ketika ia berang,sedih,ataupun simpati
Begitu banyak  kenyataan yang membuat seseorang  menangis ,hingga persahabatan pun mengakibatkan menangis. Kehadiran sahabat dapat menjadi support dalam mencapai cita-cita ,saling mengisi kekurangan yang ada dan akan mengembangkan potensi masing-masing.
Namun acapkali persahabatn dapat menjadikan tangisan tatkala ada persaingan tidak sehat antar remaja yang masih dalam masa puber.
Air mata dapat muncul di saat-saat perpisahan .Indahnya kebersamaan sering membuat kita terlena dan lupa ,bahwa kita pun akan menghadapi saat perpisahan itu.Kita masih ingat ketika dipertemukan dengan orang-orang yang kita cintai, saat itu menjadi nuansa paling indah .Derai air mata mengisyaratkan ketidakrelaan seseorang akan perpisahan itu sendiri.
“Ada asap,ada api.” .Peribahasa ini begitu dekat di telinga kita .Peribahasa itu menggambarkan proses kejadian di dunia,yaitu tentang sebab-akibat ,aksi dan reaksi atau dalam islam dikenal dengan sunatullah.Banyak peristiwa di muka bumi ini sebagai contoh akan adanya sunatullah .Pun air mata yang menetes ,pasti ada  penyebabnya .Yang dimaksud disini adalah air mata yang menetes karena menangis dan menangis yang terjadi setelah melalui proses perenungan maka menangis itu menghasilkan mutiara hikmah dalam kesadaran. Contoh ringan ,ketika seseorang yang merasa dirinya kuat akan menghina kaum yang lemah ,namun ternyata dia harus mengalami sakit gigi yang tidak dapat ditahan rasa sakitnya hingga dia menitikan air mata.
Al Humshy sebagaimana dikutip Saiful Islam Mubarak .LC., menyatakan bahwa Umar bin Khattab sewaktu menjadi imam sholat subuh membaca surat Yusuf ,beliau menangis hingga tangisannya di dengar oleh barisan shaf di belakangnya .Yang menyebabkan merek menangis karena perenungan yang sangat dalam ketika mendengar ayat-ayat Al Quran.Sementara kita yang hidup dalam lumpur noda dan dosa ,ketika mendengar ayat-ayat tentang neraka malah tertawa terbahak-bahak ,apalagi yang menyampaikan khutbah dengan ekspresi yang memancing mustami untuk tertawa.Jika kita mau mengikuti jejak para sahabat yang belajar dan dibimbing langsung oleh Rasulullah ,niscaya kitapun akan sering menangis.Dengan catatan ,menangis karena dosa dan kekhilafan saat melalaikan perintah-Nya .
Ketika kerinduan telah hadir dalam kehidupananak manusia,maka kegelisahan pun menyelimuti orang yang merindu.Rindu adalah kobaran yanng dinyalakan di dalam organ tubuh manusia ,ini muncul karena perpisahan.Namun selama ini kerinduan kita pada Allah terhempas badai kerinduan kepada manusia.Tidak ada tanda bahwa kita mencintai-Nya .Sementara do’a yang merupakan cara pecinta untuk mengungkapkan kerinduannya selalu diabaikan .Oleh sebab itu ,seberat apapun kerinduan kita kepada makhluk jangan sampai mengalahkan kerinduan kita kepada Allah .Kala Ibrahim menangis karena merindukan anaknya,maka banyak pula orang yang menangis karena justru anaknya ada dekat bersamanya.Kehadiran anak adalah sebuah realita yang tidak bisa dihindari.Kita sering melihat ,orangtua yang terpukul akan ulah anaknya yang kadang membangkang bahkan durhaka .Kita bisa melohat potret kesalehan seorang anak ketika berucap kepada ayahnya.”Ayah jika Ayah punya uang,tolong belikan aku sepeda,agar aku bisa bermain seperti oranglain.”
Ucapan itu adalah ucapan seorang anak yang sholeh,meskipun meminta tapi tidak memaksa.Lukisan anak ini sama halnya dengan kesalehan Ismail as mengutarakan tentang mimpinya yang berisi perintah untuk menyembelih dirinya.
                       Ada себуай penelitian yang menjelaskan bahwa setelah menangis akan menjadikan badan menjadi segar.Itu telah terbukti dari beberapa wanita yang sering menangis tatkala malam hari ,dan bangun pagi hari mereka merasa badan menjadi lebih fresh seakan-akan tidak ada lagi masalah yang menyelubungi hidupnya.Karena salah satu kelemahan wanita adalah menyelesaikan masalah dengan tangisan.Dan meskipun kaum lelaki lebih menggunakan akalnya,namun tetap tidak bisa lepas dari rasa.Karena rasalah yang mampu membedakan antara yang baik dan yang buruk ,maka fungai rasa adalah sebagai kendali terhadap akal .
      Kekuatan air mata begitu dahsyat pula ,ia mampu membasuh luka batin dan memberi kekuatan baru.Tetesan air mata tidak hanya menemani saat luka ,namun saat bertahan hidup.Namun kita tidak boleh terlalu larut dalam tangisan ,kita harus tetap meniti hari dengan pasti agar kita mempunyai target yang типat dalam menempuh kehidupan ini.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar