Abstrak
Jurnal
ilmiah dianggap sebagai sumber informasi primer atau yang paling penting di
dunia ilmu pengetahuan dan teknologi. Jurnal ilmiah berisi kumpulan artikel
yang dipublikasikan secara periodik, ditulis oleh para ilmuwan peneliti untuk
melaporkan hasil-hasil penelitian terbarunya. Karena itulah, keberadaan jurnal
ilmiah merupakan hal yang penting untuk terus memajukan ilmu pengetahuan dan
teknologi. Tulisan atau artikel yang dimuat dalam jurnal ilmiah, sudah
mengalami proses per-review dan seleksi ketat dari para pakar di bidangnya
masing-masing. Proses per-review ini dijalankan untuk menjamin kualitas ilmiah
artikel yang dimuat.
PENDAHULUAN
Jurnal
adalah terbitan berkala yang berbentuk pamflet berseri berisi bahan yang sangat
diminati orang saat diterbitkan . Bila dikaitkan dengan kata ilmiah di belakang
kata jurnal dapat terbitan berarti berkala yang berbentuk pamflet yang berisi
bahan ilmiah yang sangat diminati orang saat diterbitkan.
Jurnal
biasanya juga dapat dijadikan acuan dalam pembuatan thesis maupun skripsi
.Dengan adanya jurnal sangat membantu para pemustaka dalam menemukan informasi
yang dibutuhkan .
Jurnal
memiliki beberapa macam dan jenis ,yaitu antara lain :
1. Ada
beberapa jenis penerbitan berkala, selain jurnal , yaitu Majalah, Bulletin,
Warkat Warta.
·
Majalah adalah terbitan berkala yang
bukan harian, setiap keluar diberi halaman terpisah, biasanya diidentifikasi
dengan tanggal dan bukan nomor berseri.
·
Bulletin adalah berkala resmi yang
dikeluarkan lembaga atau organisasi profesi ilmiah serta memuat berita, hasil
dan laporan kegiatan dalam satu bidang.
·
Warkat Warta, adalah terbitan pendek
berisi berita, termasuk kemajuan keilmuan yang berisi catatan singkat yang mengutarakan
materi secara umum dan tidak mendalam. (lihat Mien A. Rifai h.57-59).
Selain
itu, dari segi isinya ada tiga macam berkala ilmiah yaitu pertama majalah
teknis ilmiah, kedua berkala semi ilmiah dan ketiga berkala sekunder.
a. Majalah
teknis ilmiah merupakan majalah yang memuat hasil dan temuan baru penelitian.
b. Berkala
semi ilmiah, yaitu berkala yang memuat tulisan teknis dengan cakupan yang
bersifat siklopedia dan ditujukan bagi mereka yang bukan ahli atau spesialis
dalam bidang yang dimaksud.
c. Berkala
sekunder berisi abstrak atau ringkasan majalah primer yang sering disebut pula
berkala penyari (abstracting Jurnal)
Selain
itu, untuk keperluan pendidikan ada pula yang disebut berkala tinjauan yang
memuat berbagai artikel ilmiah sejenis yang terbit beberapa tahun terakhir
untuk memberikan gambaran kemejuan menyeluruh suatu topic
Untuk
penerbitan berkala ilmiah diperlukan beberapa ketentuan yang harus dipenuhi:
1. Semua
terbitan berkala harus mempunyai ukuran yang sama dan tetap setiap kali terbit.
2. Keseragaman
tipografi harus dipertahankan dari artikel ke artikel dalam satu terbitan yang
sama.
3. Apabila
dalam satu terbitan berkala digabung dan jika tidak ada judul yang dapat
digunakan harus dinyatakan sebagai terbitan berkala baru.
4. Apabila
suatu terbitan berkala dipecah menjadi dua terbitan atau lebih judul asli
terbitan tidak dipertahankan, penomoran terbitan berkala baru harus dimulai
dari volume
5. Semua
perubahan pada nomor 3 dan 4 diatas , begitu juga dengan perubahan judul atau
frekwensi harus disebutkan dengan jelas dalam beberapa terbitan sebelumnya,
mendahului perubahan yang akan dibuat.
PEMBAHASAN
Dalam
setiap karya yang telah dibuat perlu adanya sebuah penghargaaan atas jasa yang
telah dilakukan .Saat ini kurang adanya kesadaran masyarakat mengenai pengelolaan
jurnal yang seharusnya dilakukan dengan apik .Seiring kemajuan jaman dengan
adanya globalisasi dan modernisasi jaman ,jurnal mulai beralih menjadi
electronic .Hal ini menunjukkan bahwa kemajuan IPTEK membawa dampak yang bagus
karena dengan begitu setiap pemustaka dapat mengakses jurnal-jurnal dimanapun
mereka berada tanpa harus terbatasi oleh ruang dan waktu .Namun ada pula
jurnal-jurnal khusus yang tidak dapat diakses disembarang tempat ,seperti
misalnya e-jurnal yang ada di Perpusda Yogyaklarta .E-jurnal disana hanya dapat
diakses ditempat dan harus mengetahui password untuk dapat mengaksesnya . Salah satu
penyebab kurangnya jkesadaran masyarakat mengenai pentingnya jurnal juga karen
jumlah publikasi ilmiah internasional yang menjadi indikator rendahnya kualitas
penelitian di Indonesia adalah terbatasnya akses para peneliti kita terhadap
jurnal-jurnal internasional. Biaya berlangganan sebuah jurnal dalam setahun
sudah cukup mahal untuk seorang peneliti PNS. Apalagi agar optimal, maka
seorang peneliti harus berlangganan lebih dari 1 buah jurnal karena memang
dalam satu bidang disiplin ilmu tertentu, biasanya ada beberapa jurnal ilmiah
yang diakui sebagai referensi internasional
Sangat
disayangkan, saat ini banyak yang kurang menggunakan jurnal sebagai sumber ilmu
.Banyak yang menggunakan buku sebagai acuan misalnya dalam pembuatan thesis
,skripsi ataupun karya ilmiah lain .Padahal kalau kita lihat ,jurnal juga
mempunyai beberapa fungsi ,antara lain :
1. Sebagai
Penelitian dalam Pembuatan Latar Belakang Masalah Skripsi / Tesis
Salah
satu fungsi jurnal ilmiah adalah untuk mendapatkan permasalahan yang bisa
dijadikan sebagai dasar penulisan latar belakang masalah skripsi / tesis. Dalam
contoh jurnal terbaru biasanya terungkap permasalahan yang actual. Ini akan
memudahkan peneliti dalam menyusun latar belakang masalah. Berbagai
masalah-masalah yang relevan selanjutnya direkap .
2. Sebagai
Penelitian dalam Penyusunan Kerangka Teori Skripsi / Tesis
Dalam
Contoh Jurnal Penelitian biasanya disertai dengan ringkasan teori-teori yang
relevan dengan suatu tema tertentu. Hal ini dapat kita gunakan dan dikembangkan
menjadi teori utama dalam penulisan skripsi atau tesis. Untuk mengembangkan
kerangka teori yang sudah ada di dalam Jurnal Penelitian bisa dengan
melengkapinya dari buku atau literature, jurnal penelitian yang lain, hasil
penelitian, dan lain sebagainya.
3. Sebagai
Penelitian dalam Penyusunan Penelitian Terdahulu
Penelitian
terdahulu biasanya menjadi salah satu sub-bab di dalam BAB II dari suatu karya
ilmiah Skripsi atau Tesis. Penelitian terdahulu biasanya di isi dengan
ringkasan dari contoh jurnal ilmiah, contoh skripsi atau contoh tesis.
Ringkasan yang digunakan berisikan judul, tujuan penelitian terdahulu,
metodologi penelitian yang digunakan dalam penelitian terdahulu, dan kesimpulan
dari penelitian terdahulu.
4. Fungsi
Jurnal Penelitian dalam Metodologi Penelitian Skripsi / Tesis
Penyusunan
metodologi penelitian akan lebih mudah jika kita mempunyai penelitian yang
sejenis. Berdasarkan contoh jurnal ilmiah atau contoh penelitian sejenis akan
terlihat pola yang sudah digunakan. Dengan demikian, dapat dilihat kelebihan
dan kekurangan dari pendekatan metode penelitian yang sudah dilakukan.
5. Fungsi
Jurnal Penelitian dalam Pengambilan Kesimpulan Skripsi / Tesis
Kesimpulan
yang diambil dari suatu karya ilmiah skripsi atau tesis biasanya sesuai dengan
kesimpulan yang terdapat dalam penelitian terdahulu. Namun demikian, terkadang
terdapat perbedaan dengan penelitian yang terdahulu. Adanya perbedaan itu harus
bisa dijelaskan oleh peneliti, misalnya karena ada perbedaan di objek,
perbedaan dari aspek metodologi penelitian yang digunakan, atau karena
faktor-faktor yang lain.
Adanya
pemahaman terhadap fungsi jurnal ilmiah tersebut diharapkan mahasiswa yang
sedang menyusun skripsi atau tesis dapat secara bijak menggunakan jurnal
penelitian sehingga jurnal dapat dijadikan acuan dan pemerintahpun mengakui
secara resmi mengenai jurnal-jurnal tersebut .
KESIMPULAN
Dengan
adanya gambaran mengenai pengertian serta fungsi jurnal jurnal diatas kita
sebagai mahasiswa dapat menggunakan jurnal sebagai bahan acuan dalam pembuatan
thesis ataupun skripsi .Dengan begitu pula kesadaran masyaraat akan pentingnya
jurnal dapat ditinkatkan .Dengan adanya kesadaran tersebut diharapkan
pemerintah juga mampu mencetak penulis-penulis jurnal ilmiah yang diakui.
Banyak yang masih kurang mengenal apa itujurnal ,sehingga itu menjadi masalah
utama dalam hal ini dan kurangnya publikasi kepada publik .
DAFTAR
PUSTAKA
Penyunting dan Penerbitan Karya Ilmiah Indonesia,
karya Mien A. Rifai, Gajah Mada Uneversity